Cut Dini Syahrani

Saat suara tak lagi didengar, menulislah

  • Home
  • Cerita
  • Fiksi
  • Puisi
  • Publikasi
  • Contact Us
    • Facebook
    • Instagram

Ku tinggalkan cinta…
Pada bait-bait kehidupan ,
Yang kadang menjelma menjadi surga,
Penggoyah iman pada tatapan mata,

Ku tinggalkan cinta…
Pada mereka yang terkasih,
Dalam kecupan hangat di setiap asa,
Dalam serpihan pelita pmbasuh jiwa,


Ku tinggalkan cinta…
‘tuk menghadap pada Sang Maha Cinta,
Melepaskan segala angkuh berbalut nestapa,
Pada jejak-jejak kaki pecandu dosa,

Ku tinggalkan cinta…
Pada sebuah ukiran nama,
Pengobat rindu bersanding luka,
Bagi insan pewaris cinta...




Pagi ini sangat berbeda dengan pagi-pagi sebelumnya. Rasa letih itu seolah berlomba-lomba menghinggapi tubuh. Pusing dengan semua tanggung jawab yang seakan tak pernah akan berujung. Bahkan tanggung jawab orang lain pun harus membebani pikiran. Melakukan hal-hal yang sebenarnya bukan kerjaan kita. Apakah ini? Apa yang salah dengan beban  ini? Inikah pertanda bahwa kita sedang dimanfaatkan? Kesal, ingin marah, ingin menuntut atas ketidakadilan yang diterima selama ini.

Ketika semua terlalu sangat memberatkan, alahkah baiknya kita luangkan sedikit waktu untuk diam, mulailah ber-muhasabah diri. Jika sekarang kita merasa dizhalimi,  terlalu dimanfaatkan oleh orang-orang sekitar, maka berfikirlah sejenak. Barangkali itu adalah karma dari apa yang telah kita lakukan. Mungkin saja kitalah yang selama ini telah memanfaatkan orang-orang yang terlanjur sayang  dengan kita. Yang selalu ada ketika kita butuh, yang mungkin juga terlajur meng-iyakan ketika kita meminta, yang telah mengorbankan sedikit kebahagiaannya demi rewelan kita.
1st
Tanggal 9 Agustus 1991 aku terlahir ke dunia. Alhamdulillah,,aku terlahir sebagai bayi mungil yang memiliki orang tua yang lengkap, seorang kakak dan seorang abang..

2nd
Mulai belajar bicara dan merangkak. Hanya itu,,selebihnya aku tak ingat…:(

3th
Sudah bisa ngomong walau ceplas-ceplos. Seingat saya juga sering dibohongi sama kakak n abang. :(
pixabay.com


Tahun pertama menginjakkan kaki di kampus ini. Tahun pertama??? sepertinya terlalu berlebihan. Saat-saat pertama menjadi mahasiswi baru di kampus ini. Bangunan sederhana yang jauh dari kata mewah dan angkuh. Berlantai satu namun terlihat teduh dengan pohon besar gagah tertancap di bagian depan bangunan. Daun dan rantingnya hampir menutupi ¾ dari halaman kampus ini. Sangat jelas berbeda dengan bangunan di fakultas lain yang masih satu Universitas.

Dengan perasaan gugup menjadi mahasiswi baru, mencoba melangkahkan kaki menusuri kampus kami tercinta ini. Ingin sekali berjalan sambil menunduk namun mata tak kuasa menatap setiap senyuman dari orang-orang yang kebetulan berpapasan. Kakak-kakak dengan kerudung yang lebar, mengenakan rok dan tas samping sambil memegang buku. Ada yang kerudungnya tidak terlalu lebar namun tetap dengan baju yang sopan. Ujung kerudung disematkan ke bahu dengan menggunakan bros berbentuk bunga mawar. Dengan sedikit pelembab bibir yang kadang terlihat sedikit menor namun tetap tersenyum setiap berpapasan dengan sesama. Abang-abang mengenakan kemeja lengan pendek dan celana kain. Ada yang memakai kaos namun berkerah yang dipadukan dengan celana jeans panjang hingga menutup kaki hingga sepatu. Tas ransel tergantung pada kedua bahu. Ada yang tasnya gendut adanya juga yang ramping seperti tak ada isi.

Jum’at, 24 Juni 2011
Hari ini harusnya aku masuk kerja full satu hari. Soalnya ada beberapa hari yang lalu aku ngak masuk karena ada sedikit urusan (sok sibuk gitu…:p). Tepat jam 8.16 aku sampai di tempat kerja dan di sambut oleh kak Lili yang hari itu bertugas sebagai UVO (Unit Front Office). Aku memulai kerja hari ini dengan menempel-nempel potongan kertas di bagian punggung buku. Setelah berjalan beberapa menit, pekerjaan terhenti oleh sapaan Kak Nani, Bos ku di perpustakaan. “Dek, temenin kakak ke kampus ya…kakak ada perlu”. “Iya kak..”

Tak lama kemudian, kami pun menyusuri jalanan menuju Darussalam. Panas yang sedikit menyengat namun masih tampak mendung di ujung gunung sana. Memang sudah beberapa minggu belakangan ini cuaca di aceh aneh. Tak jauh berbeda dengan orang-orang yang tinggal di wilayah ini. Aneh dan terlalu cepat terpancing emosi. Di jalan banyak ku temukan berbagai kendaraan yang bagiku tak secantik VW combi (kesan penggemar VW combi). Namun proyek drainase juga tak kalah menarik perhatian. Debu-debu yang berasal dari hasil galian drainase bergerombolan menyerbu setiap kendaraan yang melintas.

Sekitar 30 menit sudah kami di atas karisma biru kesayanganku. Akhirnya kami sampai di tempat tujuan. Sebuah rumah yang disewa sementara untuk dijadikan kantor dekanan Kampus IAIN-ARANIRY Fakultas ADAB. Kak Nani adalah Mahasiswi di sini. Pemandangan yang masih sangat2 asing bagiku. Sebuah rumah disulap menjadi kantor dekanan. Aku masuk ke rumah tersebut dengan ragu-ragu. Maklum, masih dikawasan baru. Selama Kak Nani masih mengurusi keperluannya disana, Aku hanya berdiri dengan wajah yang beda-beda tipis dengan orang sangak…hehhehe

Tapi sebenarnya ada sesuatu yang melanda hatiku saat itu. Sesuatu yang sangat menyesakkan, bergulung-gulung mengikat perasaan. Aku rindu. Ya rindu dengan seseorang. Seseorang yang seharusnya menjadi special dalam kehidupanku. Sosok yang kadang mengecewakan namun terlalu sering berbagi kebahagiaan untukku, adik perempuan satu-satunya yang ia miliki.

Dulu saat ia masih single, ia sering mengajakku ke tempat-tempat asing. Makan es krim di café yang beru aja di buka. Kadang pergi ke sekolahnya atau ke kampus saat dia sudah jadi mahasiswi. Aku rindu saat-saat itu. Namun aku bukan ingin menyalahi dia yang sudah married. Tapi aku sangat menyesali kesombonganku yang tidak menikmati saat-saat seperti itu. Kakak,,,,,uni kangen….:(

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

About Me

Pengagum laut | Pecinta Biru | Berhobi Makan | Bercita-cita Kurus

POPULAR POSTS

  • several events each year
  • Saya SYAHRANI bukan SYAHRINI
  • ALL is Well
  • Mengenali Perasaan Lewat Senyuman

RECENT POST

  • ▼  2017 ( 6 )
    • ▼  Agustus ( 1 )
      • ALL is Well
    • ►  April ( 2 )
    • ►  Februari ( 1 )
    • ►  Januari ( 2 )
  • ►  2016 ( 5 )
    • ►  Desember ( 5 )
  • ►  2014 ( 1 )
    • ►  Maret ( 1 )
  • ►  2013 ( 5 )
    • ►  Desember ( 2 )
    • ►  Oktober ( 1 )
    • ►  Mei ( 1 )
    • ►  Maret ( 1 )
  • ►  2012 ( 8 )
    • ►  November ( 2 )
    • ►  Oktober ( 1 )
    • ►  Juni ( 1 )
    • ►  Mei ( 1 )
    • ►  April ( 1 )
    • ►  Maret ( 1 )
    • ►  Januari ( 1 )
  • ►  2011 ( 12 )
    • ►  Desember ( 1 )
    • ►  Agustus ( 1 )
    • ►  Juni ( 2 )
    • ►  Mei ( 1 )
    • ►  April ( 2 )
    • ►  Maret ( 2 )
    • ►  Februari ( 2 )
    • ►  Januari ( 1 )
  • ►  2010 ( 2 )
    • ►  Desember ( 2 )

Categories

  • Cerita 28
  • Fiksi 3
  • Publikasi 7
  • Puisi 5
cutdin. Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Teman

  • Muarrief Rahmat
  • Bachnar Jr.
  • Narasi Kearifan
  • Aula Andika Fikrullah Albalad
  • Ferhat Muchtar - Catatan Seru!

FOLLOW US @ INSTAGRAM

Copyright © 2016 Cut Dini Syahrani. Created by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates