Alunan dentingan piano yang singkat itu kembali mengisi kekosongan malam. Suaranya begitu nyaring dan mampu membangunkan bulu kuduk siapa pun yang mendengarnya. Itu sering terjadi setiap malam. Entah siapa yang memainkannya. Kami sekeluarga pun tidak tahu.
Rumah yang baru kami tempati ini memang agak sedikit aneh. Bahkan para tetangga pun sering bertanya mengapa kami mau duduk di rumah yang angker ini. Awalnya aku biasa saja. Memang sekilas terlihat angker,namun aku sangat menyukai arsitektur rumah ini. Dengan ukiran yang berbau mesir yang dapat dijumpai hampir di setiap sudut rumah. Lagipula aku bukan tipe penakut apalagi kalau harus takut dengan hal-hal semacam itu.


